Sabtu, 04 Januari 2014
Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli `ala Muhammadin wa âli Muhammad

Bismillâhin Nûr, bismillâhi Nûrin nûr, bismillâhi Nûrun ‘alâ nûr, bismillâhil ladzî Huwa Mudabbirul umûr, bismillâhil ladzî khalaqan nûra minan nûr. Alhamdulillâhil ladzî khalaqan nûra minan nûr, wa anzalan nûra ‘alath thûr, fî kitâbin masthûr, fî riqqin mansyûr, bi-qadarin maqdûr, ‘alâ nabiyyin mahbûr. Alhamdulillâhil ladzî Huwa bil-’izzi madzkûr, wa bil-fakhri masyhûr, wa ‘alas sarrâ-i wadh dharrâi masykûr, wa shallallâhu ‘alâ sayyidinâ Muhammadin wa âlihith thâhirîn.

بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد

بِسْمِ اللّهِ النُّورِ بِسْمِ اللّهِ نُورِ النُّورِ بِسْمِ اللّهِ نُورٌ عَلى نُورٍ بِسْمِ اللّهِ الَّذى هُوَ مُدَبِّرُ الاُْمُورِ بِسْمِ اللّهِ الَّذى خَلَقَ النُّورَ مِنَْالنُّورِ اَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذى خَلَقَ النُّورَ مِنَ النُّورِ وَاَنْزَلَ النُّورَ عَلىَ الطُّورِ فى كِتابٍ مَسْطُورٍ فى رَقٍّ مَنْشُورٍ بِقَدَرٍ مَقْدُورٍ عَلى نَبِي مَحْبُورٍ اَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذى هُوَ بِالْعِزِّ مَذْكُورٌ وَبِالْفَخْرِ مَشْهُورٌ وَعَلَى السَّرّاَّءِ وَالضَّرّاَّءِ مَشْكُورٌ وَصَلَّى اللّهُ عَلى سَيِّدِنا مُحَمَّدٍ وَآلِهِ الطّاهِرينَ.

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang
Sampaikan shalawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad

Dengan nama Allah Cahaya, dengan nama Allah Cahaya dari segala cahaya,
dengan nama Allah Cahaya di atas cahaya,
dengan nama Allah Yang Mengatur segala urusan,
dengan nama Allah Yang Menciptakan cahaya dari cahaya.
Segala puji bagi Allah Yang Menciptakan cahaya dari cahaya,
Yang Menurunkan cahaya ke bukit dalam kitab yang ditulis,
dengan ukuran yang tertentu, kepada Nabi yang terpilih.
Segala puji bagi Allah yang dikenal kebesaran-Nya,
yang masyhur keagungan-Nya, yang disyukuri dalam suka dan duka.
Semoga Allah menyampaikan shalawat kepada junjungan kita Muhammad dan keluarganya yang suci. 
(Kitab Mafatihul Jinan, kunci-kunci surga)

Catatan
Dalam kitab Muhaj ad-Da ‘awat Sayid Ibnu Thawus ra menukil sebuah hadis dari Salman Farisi. Di akhir-akhir hadis disebutkan bahwa ia berkata, “Sayidah Fathimah Zahra’ as telah mengajarkan sebuah doa kepadaku yang beliau dapatkan dari Rasulullah saw dan selalu dibacanya di setiap pagi dan malam. Beliau berpesan, “Jika engkau ingin tidak pemah terserang demam, bacalah doa tersebut secara terus menerus.

Salman berkata, “Setelah mendapatkan doa tersebut dari Sayidah Fathimah as, demi Allah, aku mengajarkannya kepada seribu orang lebih penduduk Makkah dan Madinah yang terserang demam. Setelah itu, mereka sembuh dengan izin Allah swt.”

Wassalam

Templateify

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque laudantium, totam rem aperiam, eaque ipsa quae abtore veritatis et quasi architecto beatae vitae dicta sunt explicabo. Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit

0 komentar